Non Farm Payrolls AS Dan Construction PMI Inggris 2 September 2016

american-non-farm-payrolls

Non Farm Payrolls AS Dan Construction PMI Inggris 2 September 2016

data Non Farm Payrolls AS bulan Agustus 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Data Non-Farm Payrolls (NFP) yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS ini mengukur perubahan jumlah tenaga kerja diluar sektor pertanian selama periode sebulan. Data ini merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

data Non Farm Payrolls AS

Bulan Juli lalu NFP bertambah 255,000 job, lebih tinggi dari perkiraan yang akan bertambah 180,000 job tetapi lebih rendah dari bulan Juni yang bertambah 292,000 job (revisi dari data sebelumnya yang bertambah 287,000 job), sementara rata-rata pertambahan job dalam 3 bulan terakhir adalah 190,000 job per bulan, masih lebih rendah dari acuan 200,000 job per bulan. Dalam bulan Juli 2016 pertambahan lapangan pekerjaan terbanyak ada di sektor tenaga profesional dan pelayanan bisnis (+70,000), pelayanan kesehatan (+43,000 job), pegawai negeri (+38,000), cafe dan food services (+21,000 job) dan jasa keuangan (+18,000).

Pulihnya data tenaga kerja yang ditandai dengan NFP bulan Juni yang naik tajam menunjukkan meningkatnya aktivitas perekonomian AS pada awal kwartal ke 3 tahun ini. Untuk bulan Agustus 2016 analis memperkirakan NFP akan kembali turun ke angka +186,000 job, sementara perkiraan dari Automatic Data Processing, Inc. (ADP) akan bertambah 177,000 job (rilis data ADP Non Farm Employment Change tanggal 31 Agustus kemarin). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

indeks Construction PMI Inggris bulan Agustus 2016 (Berdampak tinggi pada GBP)
Indeks yang dirilis oleh Markit ini dibuat berdasarkan survey pada 170 purchasing manager sektor industri konstruksi di Inggris mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini hingga didapatkan gambaran prospek sektor ini kedepan. Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan ekspansi sektor konstruksi, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi. Sektor konstruksi yang disurvey meliputi kategori perumahan (resedential), komersial dan engineering sipil (manufaktur, pertambangan dan industri lainnya).

indeks Construction PMI Inggris

Bulan Juli lalu indeks PMI sektor konstruksi kembali turun ke angka 45.9 dibandingkan Juni yang 46.0, lebih baik dari perkiraan yang 44.2 tetapi yang terendah sejak bulan Juni 2009 akibat pandangan pelaku sektor industri konstruksi terhadap ketidak-pastian perekonomian Inggris pasca Brexit. Pada bulan Juli pekerjaan konstruksi bangunan komersial mengalami kontraksi sementara harga material bangunan meningkat akibat melemahnya Pound Sterling. Untuk bulan Agustus 2016 diperkirakan indeks PMI sektor konstruksi akan kembali naik ke angka 46.6. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Sumber : seputarforex